Cara Mengetahui Ciri-ciri Semen yang Baik - CV. Signal Readymix Bandung Twitter Bootstrap 4 Tooltip Placement
CV. Signal Readymix Bandung

Cara Mengetahui Ciri-ciri Semen yang Baik

Rabu, Mei 14th 2014.

Cara Mengetahui Ciri-ciri Semen yang Baik | Untuk Anda yang berkecimpung di dunia konstruksi atau yang sedang merencanakan pembangunan, tentu merasa bingung dengan banyaknya produk-produk semen yang mana yang paling baik, paling murah dan bagus / kokoh. Sebenarnya hampir semua merk produk semen mempunyai kelebihan dan kekurangan, berikut Cara Mengetahui Ciri-ciri Semen yang Baik sebagai perekat bahan bangunan yang baik :

pompa-beton

Cara Mengetahui Ciri-ciri Semen yang Baik

1. Tidak menggumpal
Perekat bahan bangunan semen yang baik secara fisik/kasat mata, tidak menggumpal. Semen yang telah lama disimpan bisa membentuk gumpalan yang akan hancur jika diremas dan lama-kelamaan mengeras (grit). Jika Anda melihat fisik semen seperti ini, ayak lah semen agar terpisah dengan bagian yang menggumpal, bagian yang tidak menggumpal dapat digunakan dalam campuran, sedangkan yang menggumpal jangan dipakai karena sudah bereaksi dengan uap air/kelembaban dan hanya akan menjadi bagian yang lemah pada plesteran/beton/acian.

2. Waktu mengeras
Terdapat dua waktu yang diukur dalam campuran material bahan bangunan semen, yaitu waktu ikat awal (setting time) dan waktu ikat akhir (final setting). Waktu ikat awal adalah waktu yang dibutuhkan sejak semen bercampur dengan air dari kondisi plastis menjadi tidak plastis, dimana waktu yang dibutuhkan selama proses ini ± 45 menit. Waktu ikat akhir adalah waktu yang dibutuhkan sejak semen bercampur dengan air dari kondisi plastis menjadi keras. Ukuran standar adukan semen untuk menjadi kering antara 6-7 jam. Anggapan bahwa semakin cepat waktu pengerasan campuran semen, semakin kuat mutu yang dihasilkan, bisa dikatakan tidak tepat. Faktanya, semakin cepat semen mengeras berarti semakin cepat laju reaksi hidrasinya. Reaksi hidrasi menghasilkan panas, sehingga suhu menjadi tinggi. Suhu yang tinggi akan menimbulkan retak pada beton/plesteran/acian sehingga kualitas dan kekuatan menurun.

3. Adukan lebih rapat dan rekat
Material bahan bangunan semen yang kaya akan mineral dan logam dapat membantu menghasilkan campuran yang padat. Unsur yang berperan dalam menentukan sifat lekat adalah C3S. Daya lekat yang baik antara pasta semen dengan agregat menghasilkan campuran bahan bangunan yang padat dan terbaik. Campuran yang padat menghasilkan bahan bangunan beton/plester/acian yang berkualitas.

4. Kemasan tertutup sempurna
Kualitas pekerat bahan bangunan semen akan terjaga jika kemasannya juga terjaga, dalam artian tertutup rapat, tidak basah, dan tidak terdapat bekas tambalan. Sebelum membeli, cek kertas pembungkus semen masih tersegel rapat atau tidak.

5. Berlogo SNI (Standar Nasional Indonesia)
Sebelum memilih pekerat bahan bangunan semen, pastikan terlebih dahulu sertifikat yang telah diraih oleh merek tersebut. Bisa berupa logo SNI atau yang telah bersertifikasi internasional. Untuk Semen Tiga Roda telah diproduksi mengikuti Standar Nasional Indonesia (SNI), Standar Amerika (ASTM) dan Standar Eropa (EN).

6. Baik dalam penyimpanannya
Cara menyimpan perekat bahan bangunan semen yang baik diantaranya adalah jumlah tumpukan tidak melebihi 2 meter dan terlindung dari kelembaban yang tinggi. Sebaiknya tidak bersentuhan langsung dengan lantai dan dinding dengan memberi bantalan (palet/kayu). Selain itu, semen yang baik ditumpuk secara berdekatan untuk mengurangi sirkulasi udara.

Demikinlah mitra Cara Mengetahui Ciri-ciri Semen yang Baik yang dapat kami sampaikan ke hadapan anda. Semoga bermanfaat.

Istilah pencarian yang masuk:

    » ciri ciri beton k N0, » Semen yg bagus buat cor, » Semen yg cocok buat cor
new
Rp 1.020.000 NEGO
new
Rp 1.230.000 NEGO
sale
Rp 8.000.000 NEGO